• +62 817 18 3232 mayko.sugianto@gmail.com maykohanz

Your search results

Apartemen yang Mewah ini Laris Manis di Pasaran Kalangan Atas

Posted by Mayko-Sugianto on December 9, 2016
| Blog
| 0

Pasar properti kelas atas di Indonesia selama ini identik dengan apartemen mewah yang dikelola rantai hotel internasional di daerah Jakarta, landed house Kawasan Menteng dan Kebayoran Baru, atau vila-vila berkonsep resor di daerah Bali.

Tingkat permintaan terus meningkat, sementara pasokan baru sangat terbatas. Tidak mengherankan jika harganya melambung tinggi , bahkan hargaya bisa menembus angka ratusan juta rupiah per meter persegi.

Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, mencontohkan, apartemen The Keraton di kompleks Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, saat ini merupakan termahal di Indonesia. Harganya mencapai level  12.000 dollar AS atau ekuivalen Rp 142,5 juta per meter persegi.

“Padahal awal tahun ini, masih berada pada kisaran Rp 75 juta/m2. Ini menandakan bahwa permintaan begitu banyak dan sangat tinggi yang tidak diimbangi dengan pasokan baru yang memadai saat ini . Sehingga developer punya kuasa untuk menetapkan harga jual yang tepat , saat unit yang ditawarkan tinggal sedikit,”

Apartemen mewah dan laris manis

Apartemen mewah dan laris manis

Tawaran baru properti mewah tahun ini, lanjut Ferry, juga terbatas. Dengan pergeseran patokan harga jual menjadi Rp 50 juta/m2, dari sebelumnya Rp 40 juta/m2, maka yang masuk kategori properti mewah baru hanya Senopati Penthouse, Pakubuwono Signature, Raffles Residence at ciputra  World Jakarta, dan Langham residence dan lain lain.

Meski harganya yang  selangit, apartemen mewah tersebut sangat laris di pasaran. Senopati Penthouse telah terjual 80% dari 63 unit, sementara Raffles Residence di ciputra World Jakarta mencapai penjualan 70% dari total 88 unit. Demikian halnya dengan Pakubuwono Signature, dari jumlah 188 unit yang dipasarkan tersisa puluhan unit saja.

CEO Leads Property Indonesia, Hendra Hartono, mengatakan, harga properti mewah bisa tinggi selain karena pasokanya terbatas, juga ada banyak komponen material bangunan yang diimpor dari negara luar. Ceruk pasarnya pun terbatas (niche market).

“Mencermati tren dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan harganya pun secara umum hanya mencapai 50 persen. Besarnya pertumbuhan tersebut, dihitung sejak grand launching hingga properti tersebut jadi dan siap dihuni. Memang ada beberapa properti yang mengalami pertumbuhan lebih dari 50 persen, seperti apartemen Pacific Place yang dikelola Ritz-Carlton. Pertumbuhan harga mencapai 100 persen,” 

Lantas, siapa yang membeli akan properti mewah tersebut dengan harga yang fantastis?

Hendra Hartono, punya respon yang menarik. Mereka adalah kalangan high net worth individuals/HNWI dengan perilaku tidak menjadikan properti mewah tersebut sebagai instrumen investasi satu-satunya di portfolio mereka.

Perilaku investor kalangan atas sangat selektif dalam memilih properti properti yang akan mereka beli , mereka tidak serta merta membeli, meski suatu properti tertentu dikategorikan mewah dan eksklusif. Mereka akan memeriksa, siapa developernya, bagaimana lingkungan sekitarnya dan bahkan siapa tetangganya 

Baca juga artikel lainnya yuk

Saham Properti yang wajib di miliki 

shop giay nuthoi trang f5Responsive WordPress Themenha cap 4 nong thongiay cao gotgiay nu 2015mau biet thu deptoc dephouse beautifulgiay the thao nugiay luoi nu