• +62 817 18 3232 mayko.sugianto@gmail.com maykohanz

Your search results

Beberapa tantangan jika menjual properti second berikut ada tipsnya

Posted by Mayko-Sugianto on December 2, 2016
| Blog
| 0

Sebagian orang beranggapan bahwa profesi agen properti lebih lekat dengan menjual rumah atau barang second . Padahal, jenis properti yang dilakoni agen properti tidak tertutup kemungkinan juga menjajakan listing properti baru,  setiap jenis properti baik baru ataupun second, tidak terlalu berbeda. Karena masing-masing memiliki target pasar yang berbeda.

 

beberapa tantangan jika menjual properti second berikut ada tipsnya

Berikut adalah beberapa tantangan  dalam menjual properti second:

1. Hindari ‘Kuper’ dengan berani melihat pasar

Agen jangan kuper dan beranilah melihat pasar sekarang,  Kuper alias kurang pergaulan bisa mengancam kelangsungan profesi ini . Untuk itu, rajin-rajinlah melihat perkembangan pasar dan regulasi pemerintah untuk mengetahui segala hal yang bisa jadi peluang.

2. Lemahnya pemeriksaan legalitas properti sebelum listing

menawarkan properti second memang sedikit berbeda di bandingkan dengan properti baru . Dan parahnya, tidak sedikit agen properti yang langsung menjadikannya sebagai listing, tanpa memeriksa terlebih dahulu akan status legalitasnya,

Lebih lanjut, Ia memberi saran, sebelum dijadikan listing agen properti sebaiknya mencari tahu bagaimana kondisi legalitasnya seperti izin pendiriannya, sertifikat yang dimiliki, ketentuan pajak sudah terbayar atau belum

Tujuannya, menghindari pola kerja yang tidak efekif dan merugikan. Karena ketika sudah mengurusi banyak hal tapi ternyata aspek legalitasnya ditolak notaris, hal ini tentu akan merugikan agen sendiri sehingga harus bekerja dua kali,

3. Agen masih menggunakan cara konvensional

Hal yang harus di perhatikan bahwa kini konsumen jauh lebih pintar , lebih canggih dan lebih kritis tentunya  Mereka sudah mulai mengerti mencari properti sendiri menggunakan teknologi atau bertanya kepada pemilik propertinya langsung.”

“Sayangnya, agen properti saat ini masih bertahan dengan cara konvensional atau cara lama. Seharusnya agen juga harus bisa bersaing bahkan bisa memfasilitasi pencari rumah jauh lebih canggih. Jadi, tantangan pertama kembali ke pola pikir agen itu sendiri ”

Media konsultasi properti yang baik untuk digunakan saat ini bisa  berupa sosial media, blog atau website  yang mana kontennya berisi isu-isu terkini hingga penjelasan fasilitas umum di sekitar lokasi properti.

4. Jadilah Agen yang jujur

Terakhir, adalah kejujuran . Kendati terlihat mudah, namun untuk menjalankannya sungguh tidak mudah. Agen properti yang jujur akan menghasilkan kepercayaan terbaik dari konsumen.

Jika agen tersebut jujur, tidak menutup kemungkinan konsumen akan kembali menggunakan dan merekomendasikan jasa anda kembali

Baca juga artikel lainnya yuk

Cat warna ini dapat memberikan kesan ilusi yang luas untuk ruangan yang kecil 

shop giay nuthoi trang f5Responsive WordPress Themenha cap 4 nong thongiay cao gotgiay nu 2015mau biet thu deptoc dephouse beautifulgiay the thao nugiay luoi nu